ANTOULYENE

Kau dapat melihat bayang, waktu matahari tlah pulang
Sejenak kaupun diam. Akupun bernyanyi
tapi lagu itu kau banting. Ia pecah
tak pantas katamu

Dan di dinding itu…
Matahari membenci. Aku tak yakin akan hari.
Hei..ternyata ia bangkit! Angkuh dan congkak
Belasan waktu yang kau reguk ternyata terlalu
tebal.

Antoulyene menguap nada getir dan memuntahkan
benci. Dan semua memeluk luka
tapi aku tak yakin akan hari
Kurasa aku rindu, nostalgia laknat
Ia memperkosaku berulang
Kenapa tak cabut saja nyawaku

Dalam gerimis kemudian kita menelanjangi diri
Tapi jangan bangga
Kemudian kitapun terlelap. Tapi aku pilih mati
Antoulyene menertawakan nada getir
Ha Ha Ha Ha
Jangan bangga walau kau mimpi burukku
Jangan bangga karena akulah Antoulyene

Oleh: Andri Irawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: