Kontemplasi

contemplation_manmeditateTiap individu membutuhkan waktu untuk sendiri, terbebas dari ketergantungan diri terhadap pekerjaan, tugas, pikiran, lingkungan. Kontemplasi adalah saat hening ketika yang ada hanya aku dan ke akuan kita. Ritme duniawi sudah sangat luar biasa mencuri bukan hanya waktu, tapi tawa, warna, makna atau esensi hidup. Kadang kita lelah menapaki semuanya, kadang kita menggapai gapai tak tentu arah tapi yang kita dapat hanya debu (bahkan kadang debu terlalu bagus karena debu mempunyai rupa, sedangkan gapaian kita hanya menggapai udara kosong).

Bukankah manusia bukan hanya seoonggok daging yang bernama?

Kita berubah menjadi individu-individu yang merasa kesepian dalam kebingaran, merasa haus di lautan, merasa kosong dalam kepenuhan.

Bahkan seorang Ayah membutuhkan waktu untuk memberi makan jiwa dan pikirannya, dan melepaskan kelekatannya terhadap keluarga. Bahkan seorang Istri sangat mendamba setitik waktu untuk terlelap melepas lelah dari waktu yang tersita tiap malamnya untuk membuatkan susu untuk buah hatinya, dan bahkan para pencinta pun membutuhkan waktu untuk memberikan dan menyuapi cinta pada dirinya sendiri dan membebaskan diri dari rasa cinta dan dambanya pada kekasihnya.

Kontemplasi ada pada esensinya, pada apa yang kau temukan, maknai dan artikan. Terlepas dari bagaimana caranya, apakah akan kau lakukan dengan bangun di dini hari, pergi dan menemukan jawaban bersama keheningan alam, membaca kitab dan melakukan ritual agamamu, atau bahkan hanya dengan menyeduh secangkir kopi dan mereguk semua makna.

Lepaskan dirimu, lihat melawati mata dan pikirmu, lepaskan keakuanmu, selaraskan vibrasimu dengan alam. Temukan dirimu,,, yang mungkin telah lama hilang dan kau lupakan.

Hiduplah, hiduplah dan jangan hanya menunggu mati

Posted on Juni 22, 2015, in Renungan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: