Kumbang Hitam (Bangbung Hideung) / Scarab “Antara mistis, kebudayaan, olkutisme dan paganisme”

Gambar
Kali ini saya ingin membahas mengenai binatang yang kerap dihubung-hubungkan dengan mistis, yaitu Kumbang Hitam. Bagi waruga zhunnda atau warga sunda binatang ini biasa disebut Bangbung / Bambung Hideung, dan bagi yang kenal dengan mitos, mitologi, folklore dan cerita kebudayaan sunda pasti mengetahui bahwa keberadaannya sering kali dikaitkan dengan mistis dan media mistik.

Di Indonesia khususnya budaya Sunda si Bambung hideung atau  kumbang Hitam dikenal sebagai hewan yang bisa dijadikan perantara mistis, yaitu media pengantar sihir seperti santet dan teluh, dan ternyata bukan cuma di Sunda saja, tapi di beberapa daerah di Indonesia pun menganggap hal yang sama.

Keberadaannya yang tiba-tiba hinggap di rumah (ketika malam hari) sering dikaitkan dengan kejadian mistis di atas. Lagu Ronggeng Bambung Hideung pun dikenal sebagai salah satu lagu sakral dimana kerap kali ketika diperdengarkan justru malah membuat si penari atau pendengan kerasukan, dan memang hal ini dikaitkan dengan legenda ronggengnya itu sendiri, dimana lagu ini salah merupakan lagu yang siperdengarkan ketika prosesi ronggeng dilaksanakan (seperti ruwatan) yang merupakan prosesi penyekutuan dengan mahluk gaib sehingga ronggeng tersebut terlihat lebih cantik, suaranya merdu dll.

Kembali ke Kumbang Hitam, jika ditelusuri lebih jauh kepercayaan mengenai mistisme Kumbang Hitam tidak hanya berasal dari Budaya Sunda saja, ternyata lebih jauh lagi hal ini adalah jejak rekam kepercayaan Pagan.

Kumbang Hitam dikenal juga sebagai Kumbang Kotoran, ia mempunyai kebiasaan menggulung kotoran hewan lalu menggulungnya sehingga berbentuk bola dan kemudian menumpukkannya di dalam lubang sarangnya, hal ini dilakukan agar si betina dapat bertelur dalam kotoran tersebut. sehingga ketika menetas sang larva kumbang mendapatkan makanan yaitu yang berupa kotoran tersebut.

Kegiatan ini merupakan simbolisasi dari kepercayaan orang mesir kuno (dimana kebudayaan Pagan berasal) dimana bola tersebut di personifikasikan sebagai bola matahari (Dewa Ra) yang melintasi langit. Menurut kebudayaan Pagan kuno Mesir, Dewa Ra melintasi langit setiap hari dan mengubah jiwa dan raga manusia.

Proses mengerami telur yang dilakukan oleh Kumbang Hitam dijadikan simbolisasi matahari terbit dan siklus surgawi. Menurut kepercayaan Pagan juga, Kumbang Hitam atau Bambung Hideung (Zhunnda) atau Acarab digunakan sebagai jimat pelindung dari kejahatan khususnya yang berkaitan dengan mistis

Andrie Irawan (Ditambah referensi dari berbagai sumber)

Posted on Mei 14, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Saya mau tanya daur hidup kumbang hitam itu apa ya , saya ada pr gak tau

  2. Shaila safira nur hamidah

    Dari kotoran

  3. Sy nk tahu kumbang hitam datang sudah 2 kli apa msksud nyer.

  4. apakah kumbang hitam bersangkutan dengan bangbung hideng .jika ada ceritanya / video saya ingin membacanya.

  5. Gan tulis sunda nya yg bener dng jgn di gaul” gitu , harusnya kn tulis nya sunda knp jd zhunnda…

  6. Setahu ku kumbang hitam itu bauk kencing nenek2 kn

  7. Pertnda apkah shbis shlat datang kumbng su pgang diam sampai pg ad plng krj gk ad pas posisi bdan sy lg sakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: