My Quarter Life Crisis, My Oh My…

Beberapa bulan ini, jelasnya setelah meninggalkan usia 25 ada semacam kegalauan dalam hidup yang saya rasakan. Dimulai dengan perasaan cemas, galau, hampa dll, yang jelas banyak pertanyaan yang dilontarkan dan jawabannya sedikit sekali yang saya dapatkan.  Saya tau dengan pasti simtom apakah ini. Setelah melalui fase awal 20 maka fase selanjutnya adalah fase quarter life, beberapa bahkan menyebutnya Quarter Lufe Crisis.

Memang menarik karena ternyata hal ini dialami hampir semua orang yang berada di usia ini (fuiih thank God Im not alone). Oleh karena kegamangan ini kadang tak terjawab, yang ada kegelisahan bertambah dan kadang ngerasa tidak berdaya akhirnya saya memutuskan untuk membaca beberapa referensi, khususnya membaca tulisan dan cerita dari teman2 yg telah duluan mengalaminya.

Sebuah fenomena alamiah, like pubertas I think…  di salah satu forum bahkan penulisnya menulisnya seperti ini:

“Rasa-rasanya so far so bad, just like I’ve doing nothing, there are nothing has been done by me. Hampa, terpuruk, teriris, kosong, tandus, kering, seperti dunia ini tak lagi menerima aku berpijak diatasnya, hehe. Berputar, jalan ditempat. Helpless, hopeless, loneliness, etceteras. Campur aduk gak jelas, saat masalah yang ini belum selesai, yang ini datang, eh yang itu menanti di hadapan, belum lagi hutang yang kemarin itu.”

Bagi saya sendiri yang terasa adalah kadang kehampaan, sedikit frustasi dan seringnya menostalgiakan diri, rindu dengan masa lalu atau jelasnya menginginkan berada dalam keadaan yg dulu (zona aman dan nyaman), yang menjadi masalah biasanya ada di ranah ekonomi, pekerjaan,  masalah status, apresiasi, dan pengakuan yang secara fitrah menuntut untuk dipenuhi, misalnya romantic relationships dengan seseorang, pun yang namanya pernikahan .

intinya dalam kasus saya, saya kadang merasa tidak bahagia dan tidak puas dengan yang saya raih dan miliki sekarang, ditambah pula dengan kegamangan akan masa depan khususnya yang berkenaan dengan posisi ekonomi, keamanan finansial, dan pekerjaan (kadang mikir… kapan gw jadi karyawan tetap ya.. jangan-jangan besok kontrak ga di perpanjang lagi hhh), belum lagi ekspektasi saya terhadap masa depan,, apakah dengan pendapatan sekarang ini gue bisa punya rumah?? belum lagi mengenai pernikahan… wahhhh rasanya banyak banget beban yang mesti dipikul serta pikiran yang musti dipikirin (untung aja ni juga ga gila)

kadang yang hadir bukan lagi kegamangan tapi lebih ke ketakutan,, whooaa kacau saya takut dengan masa depan…

tiap orang mencari kepastian dalam hidupnya tapi seperti kata Alvin Toffler “Satu-satunya kepastian dalam hidup adalah ketidak pastian itu sendiri”

Makin bingung dah…

saya sebenarnya menikmati proses alamiah ini, hanya terkadang tekanan dan ekspektasi dari luar yang akhirnya membuat saya terkapar (halah bahasanya), ya maksudnya kembali hidup dalam kegalauan. Sepertinya dalam tahap ini yang kita butuhkan adalah zona aman dan kepastian, tapi ya sekali lagi bukan juga hidup kalo bisa ditebak mah (film juga kalo gampang di tebak ga rame)

Dalam kegamangan ini yang saya pegang cuma satu, bahwa Janji Tuhan selalu benar…… dan ketika kita bersyukur dengan rizki serta keadaan kita maka Tuhan akan menambah rizki kita.

AKU TIDAK TAHU AKAN MENJADI APA AKU ESOK HARI, AKU PUN TIDAK TAHU KEADAAN SEPERTI APA YANG AKAN MENIMPAKU KELAK, AKU TIDAK TAHU APAKAH AKU AKAN MENJADI KAYA ATAU MISKIN, JADI MENIKAH ATAU TIDAK, SANGGUP PUNYA RUMAH ATAU TIDAK, BISA MENGKULIAHKAN ANAKKU ATAU TIDAK. TAPI AKU PERCAYA REZEKI, JODOH DAN REZEKI KU SUDAH DI ATUR SEBELUM AKU LAHIR.

YANG HARUS AKU LAKUKAN SEKARANG BUKANLAH TAKUT DAN MENAKUT-NAKUTI DIRI, TAPI BEKERJA LEBIH KERAS, BERPIKIR LEBIH CERDAS, HIDUP DAN BERMIMPI LEBIH BEBAS SERTA BERIBADAH LEBIH TEGAS


 

Posted on Oktober 8, 2010, in Motivasi. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. concistent,

    patience and persistence.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: