Bacalah jika kamu merasa hidup tak adil, jika kamu membenci hidupmu

Apa yang dimaksud dengan pencapaian hidup?
Apakah ketika kita merasa puas dengan apa yang telah kita lakukan?
Mungkinkah perasaan bahagia ketika mendapatkan yang kita inginkan?
Apakah saat ketika kita rindu dengan masa-masa lalu kita?
Ketika kita duduk di kursi malas, mendengarkan lagu lawas dan bernostalgia?
Ataukah ketika kita mulai bisa tidur nyenyak tanpa harus memikirkan tentang kesulitan hidup?
Mungkin pulakah ketika kita berhenti melangkah dan lebih suka menikmati semua yang telah kita punya dan raih??

Sampai manakah yang namanya pencapaian diri??

Mengapa ketika melihat orang lain mempunyai sesuatu yang lebih dari kita, sesuatu yang sangat kita inginkan, sesuatu yang kita cari-cari dan perjuangkan setengah mati selama ini maka kita cenderung iri?
Mungkin juga kita berkata:

“TUHAN, AKU LEBIH BERHAK DARINYA!! AKU LEBIH LAYAK MENDAPATKAN APA YANG IA DAPATKAN! KENAPA KAU BERIKAN ITU PADANYA? KENAPA BUKAN PADAKU? KENAPA BUKAN AKU… AKU YANG JELAS-JELAS LEBIH BERKOMPETEN, BERKUALITAS, LEBIH SEGALANYA DARINYA!! KENAPA HARUS DIA!!!”

Sahabat… aku pernah mengalaminya. Hidup tampaknya tidak adil, Alloh sepertinya mengenyampingkanku dan lebih memilih yang lain. Seribu pertanyaan menusukku dari depan, samping dan belakang dan semakin ku mencari jawabannya semakin aku tidak mendapatkannya, malah ketika mencari jawabannya pertanyaan itu malah makin bertambah.. aku tak tahu lagi kemana harus mencari jawabannya hingga orakku tak lagi dapat membedakan alasan-alasan yang rasional dan tidak.
Dunia bagaikan mengepungku, mencaciku, membuangku tanpa alasan, waktu seperti tak pernah memihakku, dan kesempatan tak pernah kunjung datang.. padahal beribu do’a telah ku panjatkan.. tapi makin ku berdo’a makin jauh tampaknya yang kuinginkan. Akhirnya aku mulai membenci semuanya.. diriku sendiri, orang-orang, lingkungan, keadaan, kesempatan dan terlebih aku membenci hidup.. hidupku maupun hidup orang lain. Aku berubah dan menjelma menjadi mahluk pengumpat, apatis, skeptis dan negatif. Hidup terasa sangat hampa.. aku tak tahu lagi harus percaya kepada siapa.. pada diriku sendiripun aku kehilangan kepercayaan diri… dan hal tersebut diperparah dengan kegagalan-kegagalan yang terus datang dalam jangka waktu yang masing-masing tidak terlalu jauh jaraknya.

Lalu pertanyaannya bagaimana aku / kita bisa “sembuh” ??
(aku sengaja menumpamakannnya dengan kata sembuh alih-alih bangkit, itu karena ketika kita merasakan hal seperti itu, ketika kita dalam kondisi seprti itu, sadar tak sadar, terima tak terima, kita sedang dalam keadaan “sakit”)

Bagaimana aku sembuh padahal saat itu tidak ada orang yang menolongku??
Bahkan akupun tak sanggup menolong diriku sendiri..

Sahabat taukah kau kenapa kita didiamkan begitu lama?? Tahukah kau kenapa seakan-akan Alloh tak peduli dengan kita?? Itu karena Alloh ingin melihat sejauh mana perjuangan kita? Sejauh mana kita bisa mempercayaiNya ketika harapan seakan dicabur dari kita… sebuah anomali memang, bayangkan ketika kita merasa dibuang oleh kehidupan kita malah harus tetap bersyukur terhadap Sang pemilik hidup.
Tapi begitulah cara Alloh menujukkan kuasaNya.

Pertolongannya datang pada saat-saat terakhir, ia menghangatkan tubuh kita ketika kita akan mati kedinginan dan beku. Itulah tanda maha kekuasaanNya.

Dan Alloh sama dengan apa yang dipersepsikan hambaNya

Alloh takkan membiarkan hambanNYa asal di hati hambaNya masih tersisa keimanan, walaupun hanya sebesar butir pasir.

Alloh ingin membuat kita berpikir, dan kita tak mungkin dapat berpikir sangat dalam ketika perut kita kenyang, ketika kita dapat tidur dengan sangat lelapnya, hikmah dan pelajaran hidup Alloh berikan dengan cara “mengajari” hambaNya
Dan sahabat alangkah beruntungnya dirimu yang mengalami keadaan seperti ini, karena ternyata dalam kepedihanmu Alloh masih menunjukkan rasa sayangNya. Ia mengasihimu dengan caraNya bukan caramu, Ia menyayangimu dengan caraNya bukan caramu, dan Ia menguatkanmu dengan caraNya bukan caramu. Dan dalam proses penuh getir hidupmu ini, kawan Alloh senantiasa melihatmu, memperhatikanmu, ketika kau tertidur Ia masih menjaga jiwamu, hingga akhirnya kau membuka matamu pada pagi. Jika ia tak memperhatikanmu mudah sekali baginya untuk memutus nyawamu ketika kau terlelap dalam tidurmu.

Cara Alloh tak harus sama dengan cara manusia, karena Ia Tuhan bukan manusia. caraNya mengajarkan hikmah tak harus dimengerti oleh nalarmu, karena Ia Sang maha tahu dan pemilik ilmu, bukan manusia yang terbatas kadar nalarnya. Caranya mengasihi umatNya tak harus sama dengan cara manuia mengasihi sesamanya, KasihNya tak harus tampak dan kasat mata, tapi kasih sayangNya selalu ada bersama hembusan nafas kita.
(andri_irawan34@yahoo.co.uk)

Posted on April 4, 2009, in Motivasi. Bookmark the permalink. 49 Komentar.

  1. izin copas halaman nie,,
    buat dijadikan catatan di akun facebook saya.
    Terima Kasih

    I like It

  2. ijin copas ya mas…berbagi dengan sahabat2 sy yg lain..
    terima kasih

  3. ijin copas ya…..
    bagus isinya….
    thx

  4. saya sih gak terlalu ngerasa begitu, saya cuman punya mimpi kecil aja

    udah cape mimpi terlalu tinggi

  5. mkasih ya, ini brmanfaat bgt buat aku
    izin share ya
    thx

  6. Subhanallah, saya sampai nangis baca ini

  7. terima kasih

  8. Bagus banget mas catatnnya izin copas ♈α mas untuk dibagikan ke orang2 terdkat saya

  9. Terimakasih untuk yg telah membaca, silahkan di copas semoga bermanfaat.
    Salam hangat untuk semua🙂

  10. bacaan ini menenang kan jiwaku yg hmpir putus asa dalal hidup ini trimkasi ya sob ..

  11. azin share y mas, lg drop in nih

  12. Terkadang memang benar tapi kalau kita sudah tak kuat apa msh ada yg di kata kan indah pada waktu nya

  13. feel calm @mas andriirawan

  14. keren, akurasi tulisanya mendekati sempurna sama kehidupan saya, sangat membantu, terimakasih sudah share

  15. 🙂

  16. Emang alloh itu gaa pernah adil ,, kalo adil hdpqu tak akn brntakn bgni,, jika alloh adil dimana keadilanya dari dri dlu smpe skrg alloh itu jahat kejam padaku

    • assallamuallaikum,.
      janganlah menyalahkan allah swt,.setahu saya hidup di dunia ini yang gemerlap dengan keindahan sesaat,.maka bersabarlah sahabat, jika tidak memberatkan tuan
      silahkan buka hadits sahih al-bukhari muslim tentang kehidupan.
      maka jika sahabat merenunginya alam kekal akhirat lebih indah dari dunia maka silahkan membaca hadits tentang kehidupan,.trimakasih
      salam sahabat muslim/muslimah.

  17. gampang aja buat motivasi….emang situ bisa jalanin kehidupan ini kalo kyk aq…

    ditipu orang sampai 1m hilang uang…bukan uang pribadi tapi uang org2 terdekat mu… gimna perasaan mu…gimna kamu menjalani hidup ketika kamu tak punya siapa2…mau bunuh diri dosa… mo hidup serasa pedih rasanya….hmmmm astafirullah… yaa Allah kenapa engkau berikan cobaan yg begitu berat….gimna aq balikin uang 1M itu… ada yg bisa ngasih tau? hidup tak semudah cocotmu…

  18. Satu hal yg saya pahami, semua orang dalam hidupnya mengalami masalah, bentuk saja yg berbeda. Berat atau ringannya tergantung anda yang melihat dan mengalaminya. Adil atau tidaknya Tuhan pun tergantung sangkaan kita sbg hambanya. Dan tidak ada satupun disini baik yg membuat atau yg membaca mencoba untuk menggurui, karena anda adalah guru kehidupan anda sendiri.

    Saya sadar akan sangat luar biasa setress jika saya mengalami hal seperti anda, harus mencari dan mengganti uang 1M tsb, tapi mungkin sebaliknya, ketika kita melihat jalan di depan sangat hitam buntu dan seakan tidak ada jalan keluar, kita kadang lupa bahwa kita mempunyai hal yang orang lain impikan dan tidak punyai.., misal contoh saya dan istri, di pernikahan kami yg ke 2, istri di vonis kanker serta harus kehilangan payudara nya, di tahun ke tiga kami habiskan dengan operasi dan kemoterapi yang lumayan menguras uang, energi, waktu dan tenaga, di tahun ke empat kami harus mengulangi operasi tapi sekarang istri kehilangan rahim dan ovariumnya, otomatis kami tidak akan mempunyai keturunan,, tapi itulah hidup. Saya tidak tahu apakah harga organ organ tubuh tersebut dan harga dari kehilangan kesempatan mempunyai anak itu lebih dari 1M atau tidak, tapi disini saya cuma memahami, hidup tidak ada yg sempurna,, pernahkah saya berpikir bunuh diri? jika saya tidak punya iman mungkin iya saya melakukannya. Apakah kami down,,? semenjak dari proses tersebut saya kadang berdoa agar Tuhan bisa memberikan saya kesempatan untuk menangis.. karena entah Tuhan memberi kekuatan atau tidak, tapi saya tidak bisa hanya untuk sekedar menangis. Yang kami pahami adalah things happen for a reason,, dan tugas saya dan istri adalah mencari alasan tersebut daripada menyalahkan.

    Terakhir saya hanya bisa mendoakan bagi anda dan semua pembaca yg sekarang sedang mengalami masalah, dalam bentuk dan kadar apapun, agar kita tidak kehilangan pegangan, agar sang pemilik manusia dan alam memberikan jalan keluar… saya percaya jika Tuhan bisa menciptakan alam semesta, beribu galaksi dan jumlah planet yg tak , saya pikir Tuhan pasti sangat mampu membantu menyelesaikan masalah 1 manusia diantara 6 milyar jumlah manusia di dunia. Semoga apapun masalah anda saat ini semuanya mendapatkan jalan keluar. Amin

  19. Aku percaya tuhan lebih tertarik pada orang2 yg stress/depresi/putus asa ( alami/tidak dibuat-buat ). Dan aku tahu bahwa jarak antara orang2 stress/depresi/putus asa dengan tuhan hanya 1-4cm. Ini adalah kalimat yg benar, dan tidak ada satupun mahluk yg dibenarkan membantah kalimat ini.

  20. saat ini saya sedang putus asa, terpuruk , merasa allah tidak adil tp sy yakin suatu saat kebahagiaan itu akan datang…….amin

  21. saya juga pernah merasa apa yg sayang inginkan ga pernah bisa saya raih hingga saya menyalahkan tuhan atas semua ini tpi klo kta benci tuhan itu jga pilihan yg salah kta sebagai mahluk yg diciptakanya hanya bisa pasrah dan sabar menghadapi sgala cobaan darinya krna kta hidupun atas kehendak darinya

  22. Tulisan ini sudah membuka pikiran saya…
    Bersabar dan tetap berusaha…biarkan semua indah pada waktunya….

  23. kenapa tuhan menciptakan kita kalau harus selalu mendapat kesusahan? untuk memberi contoh ke orang yg bersenang2 dan tak ingat pada-Nya kita yg korban hidup susah2an?

  24. Ga ngaruh ini postingan . gatau deh udah level berapa saya udah trlalu cape akan hidup. Mau bunuh diri takut , tapi pengen ngelakuin susah. Udah coba malah makin kuat ga sakit2 . gatau ada apa dengan saya

  25. persis kondisi sy saat ini .. ;( , terasa hidup tapi mati…mati tapi kok hidup .. kosong nggak ada rasa, hanya kecewa, marah Dan dendam pada semuanya terutama pada diri sendiri…kl nggak liat wajah ibu sy, mungkin sy sudah ambil tindakan diluar nalar…terlalu sayang sy sm beliau sehingga ketika mau berbuat yg diluar batas sy bilang pd diri sndr..berusahalah yg terbaik walaupun bukan untuk dirimu tapi untuk ibumu.

  26. Baca ini pkiran jd terbuka, catatan yg luar biasa🙂 …..

  27. hidup ini memang susah sekali dicerna dipahami.
    Pengalaman ADMIN sama dg saya, saya merasa terbuang sampai sekarang terkatung-katung hidup gak hidup, mati gak mati,
    bertahun2 saya sakit gak sembuh2,
    opname di rumah sakit udah belasan kali sampe khatam klo n bosan ngeliat rumah sakit.
    ya itulah saya sejak kecil sakit-sakitan.
    meski sekarang keliatan sembuh aku msih punya keluhan, lagi-lagi sperti admin di atas, aku serasa di kepung berbagai tekanan orang2 sekitar bhkan orang tua, saudara tetangga, dan oleh tuntutan hidup itu sendiri,
    maap jadi baper n curcol
    tp sekiranya kalau orang yg baik, pendiam, tulus ikhlas, baik budi nya, tapi bernasib sial, dimana-mana di anggap rendah, dihina org lain dg pandangan miring itu seperti ketidak adilan yg membelenggu,
    Tapi ketika diluar sana banyak orang jahat, sikap nya semena-mena, tak punya moral, hati nirani, dan budi yg baik, justru hidupnya lempeng2 aja, mlah sukses, hrta melimpah, istri cantik, punya mobil, punya rumah dll…
    Dalam agama bilang hidup ini adalah cobaan, baik kaya maupun miskin, sehat maupun sakit,
    tapi prakteknya berat tak segampang mengucap di mulut,
    krn sudah sering kali hinaan cacian yg merendahkan kehidupanku merajalela, apa kesalahanku hingga ditimpa kepungan ujian seperti ini.
    wajar jika kadang seseorang menganggap hidup tidak adil

  28. Yaa Allah … mengapa engkau berikan takdir yg begitu buruk kepada ku , Sesungguhnya engkau adalah Maha Yang Menguasai Takdir. “Maka rubahlah Takdirku ini”

  29. Hidup ini hanya ada kepedihan !!!

  30. Ya saya tidak tahu hidup itu adil tidak……karena kalau kita renungkan lagi susah dan senang itu ….lebih banyak susahnya…..Benarkan Teman-teman….!!!!

  31. sangat memotivasi dan menyadarkan . nice word : )

  32. sangat menginspirasi dan menyadarkan . nice word : )

  33. assalamualaikum

  34. Menyentuh sekali artikelnya mas, saya memang mengalami cerita yang sama diatas.

  35. cerita tersebut sama dgn kehidupan aku yg sekarang .

  36. Ijin copas ya kata2nya mantap…

  37. Yang jadi pertanyaan saya, bagaimana dengan seorang yang bertolak belakang dengan cerita di atas, tanpa usaha ada orang yang langsung berkedudukan di atas, entah apakah itu karena usaha nya atau itu memang rejeki yang sudah diberikan dari yang Maha Kuasa.

  38. Hidupku sedang hancur seperti artikel ini, dan bagiku Allah tidak adil. Rasanya ingin mati saja

  39. Bagaimana untuk anak-anak yang tidak berdosa disiksa,di telantarkan dll,mana keadilan untuk mereka?

  40. Hidup ini tidak adil. Seperti tidak punya tuhan..😦

  41. aku sudah tidak punya apa-apa, sulit menemukan jalan dan bahkan waktu dan menunggu dimana ku akan berakhir

  42. Sangat memotivasi sekali 😇

  43. Trimakasih masbro untuk tulisanny…

  44. berusaha dan berusaha meski kita tk pernah tau umur qta,trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: